Hand Dryer Otomatis adalah prototipe pengering tangan tanpa sentuh yang diimplementasikan dan diverifikasi menggunakan simulasi Proteus. Firmware ditulis pada level assembly untuk keluarga 8051 (.a51), sedangkan skematik dan pengujian dijalankan pada Proteus (ISIS). Proyek ini cocok sebagai demonstrasi pembelajaran embedded systems, pengendalian motor, antarmuka sensor, dan praktik debugging menggunakan instrumen virtual Proteus.
- Proyek ini disertai file sumber assembly (
.a51) dan file Proteus (schematic). - Untuk melihat perilaku perangkat, jalankan simulasi Proteus setelah menghasilkan file HEX dari source assembly.
- Deteksi otomatis menggunakan sensor (IR / PIR model simulasi) untuk mengaktifkan siklus pengering.
- Kontrol motor (fan) melalui driver (relay atau MOSFET) pada simulasi.
- Logika waktu siklus pengering yang dapat diatur di firmware.
- Indikator status (LED atau LCD opsional) untuk menampilkan keadaan: idle, drying, fault.
- Penanganan dasar kesalahan dan timeout (safety interlock).
- Proteus-ready testbench dengan virtual instruments (logic analyzer, oscilloscope) untuk debugging.
- Firmware: 8051 assembly (
.a51) — dirancang untuk dijalankan pada mikrokontroler keluarga 8051. - Simulasi: Proteus (ISIS) untuk schematic dan simulasi komponen virtual.
- Toolchain: Keil uVision (atau assembler 8051 yang kompatibel) untuk menghasilkan file HEX dari
.a51.
- Buka Keil uVision (atau assembler 8051 pilihan Anda).
- Buat project baru dan tambahkan
Hand_Dryer.a51ke project. - Pilih target device 8051 yang sesuai (atau generic 8051).
- Compile / Build project — jika berhasil, Keil akan menghasilkan file
.hexdi folder output. - Catat lokasi file HEX untuk dimuat ke Proteus.
Jika tidak menggunakan Keil, gunakan assembler 8051 lain yang menghasilkan file Intel HEX.
- Buka Proteus ISIS dan buka schematic project (atau buat schematic baru sesuai skematik perancangan).
- Pilih komponen mikrokontroler (mis. generic 8051/AT89C51) dan double-click untuk load file HEX (
Program File→ pilih.hex). - Pastikan sumber daya (VCC, GND) dan koneksi komponen (sensor, driver motor, LED, dsb.) benar.
- Tambahkan virtual instruments bila perlu: Logic Analyzer, Oscilloscope, Virtual Terminal.
- Start simulation (
Run) dan pantau perilaku: input sensor, sinyal driver motor, LED status, dan event timer. - Ubah parameter atau firmware, re-build HEX, dan muat ulang untuk iterasi.
- HEX tidak berjalan / MCU idle: pastikan file HEX yang dimuat kompatibel dengan tipe MCU yang dipilih di Proteus.
- Sensor tidak memicu: cek level logika sensor di schematic; gunakan sumber sinyal manual (logic toggle) untuk uji.
- Motor tidak berputar: periksa driver (relay/MOSFET) dan koneksi daya; pada Proteus gunakan model motor DC yang sesuai.
- Masalah timing: periksa pengaturan clock pada model MCU (frekuensi crystal) agar timer firmware berjalan sesuai ekspektasi.
- Cek konsol/log: gunakan Virtual Terminal atau Debugging/Logic Analyzer untuk melihat sinyal internal dan tracing.
- Menunjukkan pemahaman low-level programming (assembly) dan konsep embedded: I/O, timer, debounce, state machine.
- Mengurangi risiko hardware dengan validasi awal memakai simulasi Proteus sebelum prototyping fisik.
- Cocok untuk presentasi teknis, portofolio, atau bahan pengajaran.
- Ini adalah prototipe simulasi—implementasi nyata memerlukan perhatian pada power electronics, proteksi, thermal, dan EMC/grounding.
- Firmware assembly bersifat sederhana untuk tujuan edukasi; penggunaan microcontroller C-level (ARM/AVR/ESP) dapat mempercepat pengembangan lanjut.
- Pastikan penggunaan sensor/driver yang tepat saat memindahkan ke hardware riil.
- Migrasi ke platform mikrokontroler modern (mis. ARM Cortex-M, AVR, atau ESP32) untuk fitur tambahan.
- Tambah kontrol kecepatan motor (PWM closed-loop).
- Implementasi sensor temperatur dan safety cutoff overheating.
- Buat versi PCB dan lakukan prototyping nyata.
- Tambah dokumentasi pengujian (screenshot waveform, prosedur verifikasi).
Gunakan bebas untuk tujuan belajar dan modifikasi. Untuk penggunaan komersial, silakan cantumkan atribusi atau tambahkan lisensi (mis. MIT) sesuai kebutuhan.
Jika Anda butuh bantuan build HEX, file schematic Proteus, atau ingin screenshot simulasi untuk README, hubungi saya melalui email / profil GitHub.